JAKARTA-Saatnya Rakyat Bicara.com

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mempercepat transformasi digital dalam sistem penegakan hukum di jalan raya. Melalui inovasi terbaru, Polri kini menghadirkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang dilengkapi dengan fitur Face Recognition (pengenalan wajah). Teknologi canggih ini mengintegrasikan kamera pengawas di jalan raya langsung dengan database kependudukan milik Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Langkah progresif ini diambil sebagai solusi konkret untuk mengatasi berbagai celah hukum yang sering dimanfaatkan oleh pelanggar lalu lintas. Selama ini, petugas kerap menemui kendala di lapangan, mulai dari identitas kendaraan yang sulit dikenali, penggunaan pelat nomor palsu, hingga data registrasi kendaraan yang tidak sesuai dengan pemilik aslinya.
Dengan adanya ETLE Face Recognition, proses identifikasi pelanggar tidak lagi semata-mata bergantung pada pelat nomor kendaraan, melainkan langsung menyasar pada identitas pengemudi yang terekam kamera. Sistem akan melakukan verifikasi tambahan secara otomatis untuk mencocokkan wajah pengendara dengan data KTP elektronik di Dukcapil secara cepat dan akurat.
”Teknologi ini menjadi jawaban atas tantangan penegakan hukum di era modern. Ketika identitas kendaraan tidak valid, sistem pengenal wajah ini akan memastikan bahwa hukum tetap tegak dan tepat sasaran,” ungkap pihak Korlantas Polri dalam keterangan tertulisnya.
Melalui pemanfaatan sistem berbasis data yang terintegrasi ini, Polri berkomitmen untuk menghadirkan layanan lalu lintas yang tidak hanya modern, tetapi juga semakin mudah, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Lebih dari sekadar menjaring pelanggar, kehadiran ETLE Face Recognition ini diharapkan dapat memberikan rasa aman, kenyamanan, serta kepastian hukum yang lebih tinggi bagi seluruh masyarakat pengguna jalan. Dengan sistem yang semakin ketat dan terintegrasi, ruang gerak bagi para pelaku kejahatan kendaraan bermotor maupun pelanggar lalu lintas dipastikan akan semakin sempit.