Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/u1551005/public_html/sarabanews.com/wp-includes/functions.php on line 6131
Presiden AS Joe Biden Dinilai sebagai Orang Tua Pikun oleh Korea Utara - Saatnya Rakyat Bicara

Presiden AS Joe Biden Dinilai sebagai Orang Tua Pikun oleh Korea Utara

JAKARTA-SarabaNews.com.

Foto : Istemewah
Korea Utara menilai Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, sebagai orang tua pikun lantaran menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai penjahat perang tanpa “berkaca pada diri sendiri”.

Biden memanggil Putin sebagai penjahat perang menyusul agresi Rusia ke Ukraina yang sudah berlangsung lebih dari sebulan hingga menewaskan ribuan orang.

“Pernyataan sembrono seperti itu hanya dapat dibuat oleh keturunan Yankee, yang kerap agresi dan pencipta plot-plot,” tambahnya seperti dikutip AFP. “Cerita terbaru adalah kepala eksekutif AS yang berbicara buruk tentang presiden Rusia dengan data yang tidak berdasar.

Kesimpulannya itu bisa jadi karena ada masalah pada intelektualnya. Ucapannya yang sembrono hanya menunjukkan kecerobohan seorang lelaki tua dalam kepikunannya,” kata sebuah komentar yang dirilis oleh kantor berita resmi Korut yang menjadi corong pemerintah, KCNA, pada hari Sabtu kemarin (9/4/2022).

Kecaman datang setelah Biden menyebut Putin sebagai penjahat perang dan meminta Presiden Rusia tersebut diadili atas dugaan kekejaman terhadap warga sipil di Ukraina, terutama Bucha.

Negara pimpinan Kim Jong-un itu juga mengolok-olok AS yang mereka nilai akan memiliki masa depan suram dengan orang yang lemah dalam kekuasaan.

Rusia merupakan salah satu dari sedikit negara yang menjadi teman Korea Utara. Moskow telah lama menentang peningkatan tekanan terhadap Korea Utara yang bersenjata nuklir.

Rusia bahkan menjadi salah satu negara yabg menentang sanksi internasional atas Korut terkait ambisi pengembangan senjata nuklirnya karena alasan kemanusiaan.

Sementara itu, Pyongyang juga memihak Moskow terkait agresi di Ukraina dan menuduh Amerika Serikat sebagai akar penyebab kondisi krisis yang tengah terjadi di kawasan itu.

Sebelumnya, Korea Utara menyebut mantan presiden AS Donald Trump sebagai “orang bodoh AS yang sakit jiwa”. Mereka juga menyebut Barack Obama dan George W. Bush sebagai “monyet” dan “manusia setengah matang”.Media pemerintah Korea Utara memiliki sejarah panjang serangan pribadi yang penuh warna terhadap para pemimpin asing, terutama presiden AS.

Tak hanya mencerca Presiden AS, Korea Utara juga pernah menyebut mantan presiden Korea Selatan Park Geun-hye sebagai “penyihir” dan “pelacur licik. (Dilansir dari CNNIndonesia, 10/4/2022) Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *