Jakarta-Saatnya Rakyat Bicara.com

Menteri Transmigrasi M. IftitahM Sulaiman Suryanagara, menegaskan pentingnya keteladanan dalam kepemimpinan saat mengatasi krisis. Ini disampaikan Menteri Iftitah saat menceritakan kisahnya sebagai saksi mata ketika tsunami menerjang Aceh, 20 tahun lalu, tanggal 26 Desember 2004. Saat itu, Menteri Iftitah masih menjadi perwira Kavaleri Kostrad TNI AD.
Kesaksian Menteri Iftitah ini melengkapi sambutan kunci yang disampaikan Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang menjadi pucuk pimpinan nasional saat tragedi tersebut terjadi.
“Kehadiran Presiden SBY waktu itu membangkitkan semangat warga yang kena bencana. “Kalau Presiden sebagai pimpinan tertinggi saja ada di sini, tidak ada alasan bagi pejabat dan aparat negara lainnya untuk tidak hadir,” ungkap Menteri. Selain itu, Presiden SBY juga berhasil membuat Gerakan Aceh Merdeka (GAM) untuk menyetujui perdamaian permanen.