Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! Komentar kondisional IE diabaikan oleh semua browser yang didukung. in /home/u1551005/public_html/sarabanews.com/wp-includes/functions.php on line 6170
Mengakselerasi ‘Sultan Muda’: Sinergi OJK dan Pemprov Sumsel Cetak Generasi Emas Youngpreneur Berbasis Digital - Saatnya Rakyat Bicara

Mengakselerasi ‘Sultan Muda’: Sinergi OJK dan Pemprov Sumsel Cetak Generasi Emas Youngpreneur Berbasis Digital

PALEMBANG — Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan pilar utama penggerak ekonomi daerah. Menyadari potensi besar tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi menggelar Sultan Muda Fair 2026 di Kantor OJK Sumatera Selatan, Palembang, Senin (6/7).

​Mengusung tema “Cakap Digital, Cerdas Finansial, dan Siap Berkarya”, ajang ini menjadi momentum krusial dalam memperkuat literasi keuangan digital, sekaligus menjadi inkubator nyata bagi lahirnya wirausahawan muda (youngpreneur) yang adaptif dan berdaya saing tinggi.

​1. Menjawab Tantangan Era Kripto dan Finansial Digital

​Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD) OJK, Adi Budiarso, mengungkapkan bahwa melesatnya adopsi teknologi keuangan harus diimbangi dengan kecerdasan finansial yang matang agar tidak menjadi bumerang bagi generasi muda.

​OJK memaparkan data pertumbuhan aset digital yang sangat signifikan di Indonesia:

​Aset Kripto Meledak: Hingga Mei 2026, jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia menembus 22,4 juta akun.

​Nilai Transaksi Fantastis: Hanya dalam lima bulan pertama tahun 2026, nilai transaksi kripto hampir menyentuh Rp122 triliun, dengan mayoritas pengguna berasal dari generasi muda.

​Kontribusi Pajak: Sepanjang Mei 2022 hingga Mei 2026, industri kripto menyumbang Rp2,06 triliun terhadap penerimaan negara.

​“Di era sekarang, tidak cukup hanya cakap menggunakan teknologi, kita juga harus cerdas mengelola keuangan dan siap berkarya serta berwirausaha,” tegas Adi Budiarso. Ia menambahkan bahwa OJK berkomitmen penuh menjadi regulator, penggerak kolaborasi, sekaligus pelindung konsumen dalam ekosistem ini.

​2. Program 100.000 Sultan Muda: Bukan Sekadar Jargon

​Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menegaskan bahwa Pemprov Sumsel memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Di tengah kepemilikan 600 ribu pelaku UMKM di Sumsel, target mencetak 100 ribu ‘Sultan Muda’ merupakan target realistis yang dikejar secara taktis.

​Untuk mendukung visi ini, infrastruktur fisik berupa Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) resmi dihadirkan di Gedung OJK Sumatera Selatan. Pusat kendali ini akan berfungsi sebagai wadah kolaborasi, edukasi, kurasi, dan akselerasi bisnis bagi para pengusaha muda.

​Sejak diluncurkan pada 16 Mei 2025, program ini menunjukkan progres positif:

​10.264 Pengusaha Muda tercatat telah bergabung dan aktif bergerak dalam ekosistem digital per Juli 2026.

​Target jangka panjang diarahkan untuk menyerap tenaga kerja lokal sebanyak-banyaknya melalui perluasan pasar digital.

​3. Langkah Nyata dan Stimulus Finansial di Sultan Muda Fair 2026

​Kepala Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menyampaikan bahwa literasi harus mewujud dalam aksi konkret. Oleh karena itu, Sultan Muda Fair 2026 tidak hanya berisi seminar, tetapi juga membawa instrumen pemberdayaan langsung, antara lain:

Rangkaian ProgramDampak & Fasilitas

Kredit Sultan Muda (Soft Launching)Akses pembiayaan formal yang inklusif, sehat, dan produktif untuk UMKM muda.

Hibah Akun Canva PremiumFasilitas senilai Rp1,14 miliar untuk 1.000 pengusaha muda guna memperkuat branding digital.

Digital Financial Literacy & SummitForum peningkatan kapasitas bisnis dan pemahaman risiko keuangan digital.

Financial & Entrepreneur ExpoWadah pameran produk lokal untuk memperluas jejaring pasar nasional.

Acara ini dihadiri oleh 500 peserta secara hybrid yang terdiri dari pelaku UMKM muda, komunitas kreatif, dan mahasiswa. Sinergi ini juga diperkuat dengan kehadiran lintas sektor, termasuk Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital RI, Alfreno Kautsar Ramadhan, serta Asisten Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM, Yopy Prabowo.

​4. Mendukung Asta Cita Nasional

​Sinergi yang dibangun di Palembang ini bukan sekadar program regional. Implementasi Program 100.000 Sultan Muda dan peresmian SMSC merupakan kontribusi langsung daerah dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

​Fokus utamanya berada pada tiga pilar nasional: pengembangan SDM unggul, peningkatan produktivitas ekonomi rakyat, serta akselerasi transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui fondasi literasi keuangan yang kuat, Sumatera Selatan siap mengawal generasi mudanya menjadi motor penggerak ekonomi digital Indonesia di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *