Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! Komentar kondisional IE diabaikan oleh semua browser yang didukung. in /home/u1551005/public_html/sarabanews.com/wp-includes/functions.php on line 6170
Marak Spesialis Pencuri Kabel Substation: Gardu PLN Puuwatu Kendari Dirusak OTK, Elektronik Warga Tobuuha Meledak dan Rusak Parah - Saatnya Rakyat Bicara

Marak Spesialis Pencuri Kabel Substation: Gardu PLN Puuwatu Kendari Dirusak OTK, Elektronik Warga Tobuuha Meledak dan Rusak Parah

Saatnya Rakyat Bicara News.com

KENDARI – Teror pencurian kabel listrik milik PT PLN (Persero) kembali menghantui warga Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Kali ini, aksi nekat komplotan Orang Tak Dikenal (OTK) menyasar instalasi gardu listrik di kawasan strategis yang memicu kerusakan fatal pada peralatan elektronik milik warga sekitar.

​Peristiwa kejahatan terhadap fasilitas umum ini terjadi di Jalan R. Suprapto, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Insiden yang berlangsung pada Rabu dini hari, 12 Agustus 2026, sekitar pukul 00.20 WITA tersebut mendadak mengubah kesunyian malam menjadi kepanikan luar biasa bagi warga setempat.

​Aksi kriminal ini mengeksploitasi kelengangan pengawasan di tengah lelapnya tidur warga. Pelaku yang diduga bergerak secara terorganisasi dengan cepat merusak komponen penting pada jaringan distribusi listrik primer.

​Akibat perusakan instalasi vital tersebut, ketidakstabilan arus listrik ekstrem mendadak terjadi secara berulang. Pasokan tegangan yang melonjak drastis dan membumbung tinggi tanpa kendali langsung menjebol sistem kelistrikan di permukiman warga.

​Fenomena aneh ini pertama kali dirasakan oleh Ketua RT 013 Kelurahan Tobuuha, Najir L., yang saat itu masih terbangun. Ia mengaku heran dan curiga ketika menyaksikan pencahayaan di dalam rumahnya mendadak redup secara ekstrem, lalu secara tiba-tiba terang benderang melebihi batas normal.

​Fluktuasi daya yang tajam tersebut tidak hanya terjadi sekali, melainkan berlangsung secara berulang-ulang dalam tempo singkat. Kondisi tidak stabil itu diiringi suara dengungan tidak wajar dari beberapa peralatan elektronik rumah tangga.

​Menyadari adanya bahaya besar yang mengintai keselamatan warga akibat lonjakan arus ekstrem, Najir L. tidak tinggal diam. Tanpa memikirkan rasa kantuk, ia berinisiatif bergerak cepat menyusuri lingkungan RT 013 untuk menyiagakan seluruh warganya.

​Dengan sigap, Ketua RT tersebut menggedor pintu rumah warga satu per satu sembari berteriak meminta penghuni rumah segera bangun. Langkah darurat ini diambil demi menyelamatkan permukiman dari ancaman bahaya yang lebih buruk.

​Najir menginstruksikan seluruh kepala keluarga untuk segera menurunkan saklar utama atau Memutuskan Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter di rumah masing-masing. Upaya responsif ini bertujuan mencegah timbulnya percikan api yang berpotensi memicu kebakaran hebat.

​Kendati tindakan penyelamatan cepat telah dilakukan, dampak kerusakan akibat lonjakan arus tersebut tidak sepenuhnya dapat dihindari. Sejumlah barang elektronik berharga milik warga dilaporkan mengalami kerusakan permanen seketika.

​Ketua RW 005 Kelurahan Tobuuha, Adnan, mengonfirmasi bahwa kerusakan melanda wilayah RW 005 khususnya di lingkungan RT 013. Kerugian materiil tercatat cukup signifikan akibat terbakarnya komponen internal perangkat elektronik warga.

​Di beberapa rumah warga, bohlam lampu penerangan dilaporkan meledak dan pecah berkeping-keping akibat tidak mampu menahan lonjakan voltase yang melampaui ambang batas aman. Suara ledakan kecil dari bohlam pecah sempat menambah kepanikan warga di tengah kegelapan.

​Tidak hanya bohlam penerangan, berbagai peralatan rumah tangga vital seperti televisi, lemari es, kipas angin, hingga mesin cuci mengalami korsleting serius. Kerusakan alat-alat elektronik ini melengkapi kerugian materiil yang harus ditanggung masyarakat.

​Melihat situasi yang semakin mengkhawatirkan, Adnan bersama Najir L. segera berkonsolidasi di lapangan. Kedua pengurus RT dan RW tersebut mengambil langkah cepat dengan menghubungi saluran telepon darurat pelaporan gangguan PLN.

​Petugas piket PLN merespons laporan darurat warga dengan sangat cepat dan profesional. Dalam hitungan menit, armada teknisi PLN tiba di lokasi kejadian untuk berkolaborasi bersama warga mencari sumber utama gangguan arus listrik.

​Penyisiran teknis dilakukan secara intensif di sepanjang jalur distribusi Jalan R. Suprapto. Langkah pemeriksaan difokuskan pada fasilitas gardu-gardu listrik yang mendistribusikan daya ke permukiman RW 005.

​Titik terang akhirnya ditemukan saat petugas PLN dan warga memeriksa kondisi fisik sebuah gardu distribusi PLN yang berada persis di depan Gudang PT Naga Mas, Kelurahan Tobuuha.

​Dari hasil pemeriksaan visual secara cermat, petugas menemukan fakta mencengangkan berupa potongan kabel utama pada instalasi gardu. Salah satu kabel vital telah dipotong secara paksa dan dibawa lari oleh pelaku yang diduga beraksi menggunakan alat pemotong khusus.

​Pemotongan kabel netral atau kabel pembumian (grounding) pada gardu secara mendadak merupakan penyebab utama melonjaknya tegangan listrik secara liar ke rumah-rumah warga. Hilangnya jalur netral membuat aliran listrik fase tunggal melonjak hingga mendekati tegangan antar-fase yang sangat merusak.

​Pak Adnan mengungkapkan keprihatinannya dan menegaskan bahwa dugaan kuat menunjuk pada komplotan spesialis pencuri kabel listrik. Aksi nekat ini diyakini dieksekusi oleh pelaku yang sudah terlatih dan memahami seluk-beluk teknis kelistrikan bertegangan tinggi.

​Kejahatan pencurian kabel listrik ini bukan lagi insiden tunggal di Kota Kendari, melainkan telah menjadi fenomena kejahatan berulang yang meresahkan masyarakat luas dalam beberapa waktu terakhir.

​Para pelaku kerap memanfaatkan situasi jalanan yang sepi pada dini hari serta minimnya pencahayaan di sekitar gardu untuk mengeksekusi aksi kriminal mereka tanpa memedulikan risiko keselamatan jiwa.

​Dampak dari aksi kejahatan egois ini sangat merugikan masyarakat kecil di RW 005 / RT 013 Kelurahan Tobuuha. Selain harus menanggung beban kerugian barang elektronik yang rusak, rasa aman warga juga tercoreng hebat.

​Selain kerugian materiil, tindakan tak bertanggung jawab pelaku juga sangat membahayakan keselamatan jiwa. Perusakan gardu listrik berpotensi memicu korsleting massal yang dapat berujung pada bencana kebakaran permukiman.

​Tim teknis PLN yang berada di lokasi segera mengisolasi area gardu terdampak untuk melakukan perbaikan darurat. Penggantian kabel yang dicuri serta penyetelan ulang sistem proteksi dilakukan dengan sigap agar pasokan listrik kembali normal.

​Seiring proses pemulihan teknis oleh PLN, Adnan dan Najir L. mendesak aparat kepolisian, khususnya Polresta Kendari dan Polsek Puuwatu, untuk menindaklanjuti kasus ini secara serius.

​Tokoh masyarakat setempat meminta pihak kepolisian meningkatkan frekuensi patroli malam di titik-titik rawan, terutama di sepanjang Jalan R. Suprapto dan area sekitar kawasan industri serta pergudangan.

​Warga juga berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas hingga ke akar-akarnya, termasuk menyasar jaringan penadah barang bekas atau lapak besi tua yang menampung kabel tembaga hasil curian tersebut.

​Kejadian ini menjadi alarm keras bagi seluruh warga Kota Kendari untuk meningkatkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) serta segera melaporkan gerak-gerik orang mencurigakan di sekitar fasilitas publik demi mencegah terulangnya aksi sabotase jaringan listrik di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *