Kendari-SarabaNews.com

Seorang Nenek tua renta yang bernama tumirah belum diketahui jelas usianya sampai saat ini, nenek tersebut Tinggal di Kel.Puuwatu Kec.puuwatu Hidup seorang diri sejak puluhan tahun , nenek Tumirah tinggal di sebuah gubuk yang sangat tidak layak dan tidak memiliki sarana MCK, berdasarkan informasi dari masyarakat dan hasil penelusuran beberapa lembaga kemanusiaan membenarkan nenek tersebut tinggal di gubuk seorang diri sejak lama , di gubuk reok yang tidak layak huni itu berdiri di lokasi atau tanah kebun milik orang lain yang statusnya hanya pinjam pakai , sebelumnya nenek Tumirah sudah pernah mendapatkan bantuan dari Pemkot kendari periode sebelumnya dan nenek Tumirah juga pernah mendapat bantuan support family tahun 2017 serta bantuan dari Baznas Kota Kendari.

Nenek itu sendiri tidak punya KTP elektronik bahkan kartu keluarga, sehingga untuk pelayanan kesehatan pasti tidak akan diperoleh. Sungguh miris.

JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan ) kota kendari yang diketuai BU zulfiany azis dan sekretarisnya Yhana Octavianto.s yang biasa disapa dengan Bang YOS bersama, dan ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Pusat santunan Keluarga (LKS LU PUSAKA 04 Assyifa Yasinta madina) serta Staf dari Loka rehabilitasi Sosial Lanjut usia Loka Minaula (Loka Minaula Kendari) UPT dari Kementrian Sosial ibu Siti Hartin.SE, dan Fredi Sugiarto dengan Jabatan sebagai (Peksos Pelaksana Pemula ) dimana mereka adalah perpanjangan tangan dari Kementrian Sosial Republik Indonesia untuk wilayah Indonesia timur , ketiga lembaga tersebut memberikan santunan seperti ,makanan , alat mandi, selimut serta pakaian dan kebutuhan lainnya.
