Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/u1551005/public_html/sarabanews.com/wp-includes/functions.php on line 6131
Vladimir Putin Surati Pemerintah Israel agar Segera Serahkan Lahan Sengketa Yerusalem - Saatnya Rakyat Bicara

Vladimir Putin Surati Pemerintah Israel agar Segera Serahkan Lahan Sengketa Yerusalem

JAKARTA -,SarabaNews.com.

Foto : Istemewah

Presiden Rusia Vladimir Putin mengirimkan surat kepada Israel agar segera menyerahkan lahan sengketa di Kota Tua Yerusalem. Lahan yang dimaksud Vladimir Putin adalah lahan gereja yang dulunya milik Kekaisaran Rusia: Alexander’s Courtyard.

Sebelumnya, pemerintahan Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk menyerahkan lahan itu kepada Rusia, namun pengadilan membatalkan hal tersebut.

Berdasarkan laporan The Times of Israel, Selasa (19/4/2022), pembatalan itu dilakukan oleh Pengadilan Distrik Yerusalem pada Maret lalu, sehingga Rusia tidak bisa mengambil alih Alexander’s Courtyard.

Keputusan pengadilan itu diambil usai adanya petisi dari Orthodox Palestine Society of the Holy Land yang dulu memiliki Alexander’s Courtyard.

Lahan itu dulunya dibeli oleh Tsar Alexander II pada tahun 1859. Kekaisaran Rusia mengendalikan area itu hingga terjadinya Revolusi Rusia 1917.

Mantan PM Israel Benjamin Netanyahu lantas setuju menyerahkan kembali Alexander’s Courtyard kepada Rusia di tahun 2020, tujuannya untuk menunjukkan niat baik usai Rusia melepaskan wanita muda Israel bernama Naama Issachar di Moskow yang ditangkap karena kepemilikan ganja.

Gara-Gara Konflik Ukraina?

Surat tuntutan dari Vladimir Putin itu diungkap oleh mantan Perdana Menteri Rusia Sergei Stepashin yang kini menjadi ketua Imperial Orthodox Palestine Society yang bertugas memantau properti-properti Rusia di kawasan tersebut. Stepashin juga sedang berkunjung ke Israel dan membahas isu sengketa ini.

Ia menyebut negaranya menyiapkan semua dokumen yang diperlukan untuk menunjukkan Rusia adalah pemilik sah dari Alexander’s Courtyard. Namun, konflik Rusia-Ukraina pecah, sehingga otoritas Israel dinilai “memutuskan untuk tidak memutuskan.”

Rusia juga disebut siap melakukan tekanan diplomatik untuk mendapatkan hal yang diinginkan. (Dilansir dari Liputan6, 19/4/2022) Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *