Kendari-SarabaNews.com

Aksan Jaya Putra (AJP) dalam keterangannya mengatakan mengapresiasikan kegiatan Hari Pers Nasional(HPN) di Kendari yang berlangsung sukses dan aman.
AJP mengatakan “Kegiatan HPN yang menelan dana 10 Milliar itu harus dipertanggungjawabkan besaran serapan alokasi dana tersebut maka kita menunggu hasil audit pelaporan kegiatan tersebut”.
Lebih lanjut AJP mengatakan misal jika hasil audit mengatakan ada penggunaan anggaran pelaksanaan kegiatan tersebut terserap hanya 70 % terpakai, maka dana 30% itu harus dikembalikan ke negara dalam hal ini Pemerintah Daerah(PEMDA) dan DPR sendiri nantinya akan membahas di anggaran perubahan untuk dana sisa serapan tersebut bisa nantinya di alokasikan untuk kegiatan pembangunan infrastruktur jalan, pembangunan sekolah, dan lain sebagainya yang lebih bermanfaat. AJP juga menghimbau kepada insan pers selaku salah satu pilar demokrasi bangsa dan sebagai lembaga kontrol dalam mengawal segala kebijakan pembangunan dan kegiatan lainnya khususnya yang menggunakan anggaran publik sewajarnya harus dikontrol, imbuh AJP yg juga anggota DPRD Propinsi SULTRA dari fraksi GOLKAR.
Hal ini senada dengan Suhardi SP, ketua Dewan Perwakilan Daerah Media Online Indonesia Propinsi Sulawesi Tenggara(DPW MOI SULTRA) mengatakan mengapresiasi kegiatan HPN yang berlangsung sukses dan megah. Kegiatan HPN itu sendiri menggunakan dana Hibah sebesar 10 Milliar. Namanya dana Publik harus dipertanggungjawabkan dipublik, jadi kita tunggu hasil audit laporan pertanggungjawaban kegiatan tersebut supaya ada akuntabilitas dan transparansi dalam penggunaan anggaran tersebut. Pers sendiri adalah salah satu lembaga kontrol pilar demokrasi, jadi wajarlah dipertanyakan penggunaan anggaran tersebut supaya tidak timbul fitnah apalagi ini dana publik.