
Kendati demikian, pembalap berusia 27 tahun itu mampu mengalami peningkatan. Begitu juga dengan rekan setimnya, Francesco Bagnaia.
Saat awal-awal musim, motor Ducati Desmosedici GP22 sempat dikeluhkan para ridernya. Akan tetapi, kini Miller mengklaim bahwa Desmosedici GP22 telah mengalami perkembangan pesat. Hal itu dapat dilihat di dua seri balapan terakhir.
Miller mampu meraih podium tiga saat MotoGP Amerika Serikat dan juga sempat bersaing di urutan depan pada MotoGP Portugal 2022. Pada balapan terakhirnya, Miller terjatuh lantaran menabrak pembalap Suzuki Ecstar Joan Mir.
Pembalap asal Australia itu mengaku senang karena perkembangan dahsyat pada motornya. Miller pun kini menatap MotoGP Spanyol dengan optimistis. Balapan tersebut akan dihelat di Sirkuit Jerez, Minggu malam (1/5/2022) WIB.
“Kami membuat kemajuan besar di Austin dan Portimao. Kami kembali ke pengaturan dasar kami saat di Portugal dan kemudian membawa geometri kembali ke tempatnya seperti di Texas. Pada dasarnya, ini menunjukkan bahwa pengaturan dasar kami pada motor,” kata Miller, dilansir dari Speedweek, Jumat lalu (29/4/2022).
“Untuk Jerez, kami memiliki banyak data dari masa lalu. Kami pergi dengan cara yang berbeda dengan motor tahun ini. Dari pembalap Ducati lainnya, itu berlaku untuk geometri dan set-up. Saya senang dengan motor dan arah yang kami ambil,” tandasnya. (Dilansir dari football5Star.com, 30/4/2022) Red.