JAKARTA – SarabaNews.com.

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menyatakan, bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo adalah kawan lama dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Oleh karenanya, Said menilai tak ada yang aneh dengan pertemuan dua sahabat tersebut.
“Jadi kalau Gus Muhaimin dan Mas Ganjar gampang ketemu, dan mudah ngeklik itu karena memang mereka berdua memiliki sejarah pertemanan sejak mahasiswa, berlanjut hingga ke DPR,” kata Said pada wartawan, Minggu (20/8/2023).
Dengan rekam jejak pertemanan tersebut, Said berharap PKB dan merapat ke PDIP untuk kembali membangun kerja sama politik seperti 10 tahun terkahir.
Apalagi, kata Said, basis pemilih PKB dan PDI Perjuangan itu memiliki karakter yang sama. Segmen terbesarnya ada di kalangan bawah, kelompok wong cilik.
“Natur politik ini juga akan memudahkan PDI Perjuangan dan PKB dalam satu barisan di Pemilu 2024. Semoga saja PKB menjadi bagian dari parpol yang bersama PDI Perjuangan memenangkan capres yang sama, seperti yang terjadi pada 2014 dan 2019,” kata Said.
Ketua Banggar itu meyakini, masih ada peluang bagi Cak Imin untuk tergerak hati untuk mendukung Ganjar di Pilpres 2024.
“Saya kira Gus Muhaimin akan sangat mempertimbangkan untuk mendukung Mas Ganjar. Apalagi jika kita mengacu padan survei yang baru saja di rilis oleh Indikator Politik, sebanyak 40,3 persen pemilih PKB memilih Mas Ganjar, sementara yang memilih Pak Prabowo baru 30,5 persen dan Mas Anies Baswedan 25 persen. Kehendak pemilih PKB ini saya kira akan menjadi bahan evaluasi bagi Gus Muhaimin untuk memantapkan langkah mendukung Mas Ganjar,” jelas Said. (Dilansir dari Liputan6.com, 20/8/2023) Red.