Saatnya Rakyat Bicara

Romi Rere Tegaskan Rumah Adat Mekongga Jangan Dijadikan Penampungan Beras ASR

Kendari-SarabaNew.com

Foto : Istemewah 

Romi Rere selaku Pemuda Tolaki Asli Keturunan Mekongga menyikapi dengan tegas dengan beredarnya video Rumah Adat Mekongga di Kolaka dijadikan Penampungan Beras ASR yang juga calon gubernur SULTRA.

Foto : Istemewah

Dalam keterangan Persnya Minggu sore(11/12/2022) Romi Rere, mengatakan “kasihan kita ini orang Mekongga selalu menjadi tamu di negeri kita sendiri, Rumah Adat yg kita pelihara dan rawat menjadi gudang penampungan salah satu calon Gubernur Sultra yang bukan putra daerah Asli Sulawesi Tenggara. Padahal Tokoh-tokoh masyarakat Sultra berupaya untuk memisahkan wilayah pemerintahan dari Sulawesi Selatan menjadi wilayah otonomi sulawesi temggara agar putra putri terbaik sulawesi tenggara (Tolaki/Mekongga, Muna, Buton dan Moronene) dapat mandiri sendiri di daerahnya dalam membangun Sulawesi Tenggara.

 

Lebih lanjut Romi Rere mengatakan “Banyak yang mengaku-ngaku bahwa dia juga putra putri Sulawesi Tenggara hanya karena pernah mengecap pendidikan di Sulawesi Tenggara walaupun Nenek Moyangnya bukan ASLI Sulawesi Tenggara. Mudah-mudahan penduduk ASLI Sulawesi Tenggara dapat menyadari posisinya saat ini yang lambat laun sudah mau dan akan dikuasai oleh orang-orang yg mengaku PUTRA ASLI SULTRA baik dari sisi EKONOMI, Sumber Daya Manusia maupun Sumber daya alam”, imbuh Romi rere yang juga pengusaha muda tolaki.

“Sejatinya rumah adat tolaki Mekongga adalah rumah sakral  dan hanya diperuntukkan untuk kegiatan adat istiadat bukan dipolitisasi apalagi dijadikan rumah penampungan beras oleh salah satu calon gubernur SULTRA. ” Seperti tidak ada saja rumah atau toko yang bisa disewa dan dikontrakkan, tutup romi rere.

 

Exit mobile version