Kendari-SaatnyaRakyatBicara.com

Wisuda Sarjana dan Magister Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Enam-Enam Kendari Tahap II Tahun 2025 yang digelar pada 1 Desember ini menjadi lebih dari sekadar perayaan kelulusan. Di hadapan ratusan wisudawan dan tokoh penting, Ketua STIE Enam-Enam menegaskan lompatan besar institusi tersebut dari pemain lokal menjadi perguruan tinggi yang menatap level internasional demi target akreditasi Unggul pada tahun 2026.
Acara yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Si, dan Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, M.Si ini menjadi panggung pembuktian kualitas akademik STIE Enam-Enam. Saat ini, kampus tersebut telah mengantongi akreditasi “Baik Sekali” dan tengah memacu langkah strategis melalui pembukaan kelas internasional dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Jejaring Internasional yang Masif
Salah satu sorotan utama dalam laporan tahunan ini adalah ekspansi kerjasama luar negeri yang agresif. Tidak main-main, STIE Enam-Enam Kendari telah menjalin kolaborasi dengan belasan universitas ternama lintas benua, mulai dari Amerika Serikat, Tiongkok, hingga Timur Tengah.
”STIE Enam-Enam Kendari telah menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi ternama di dunia antara lain Zheijiang Business College Hangzhou China, Purdue University North West Indiana Amerika, hingga University of Kufa Irak dan Excelcia University College Australia,” ungkap Ketua STIE dalam laporannya. Selain itu, jejaring juga diperkuat dengan mitra di Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, Pakistan, dan Uzbekistan.
Kualitas Dosen dan Riset Bernilai Miliaran
Di balik layar akademik, terjadi peningkatan kualifikasi tenaga pengajar yang signifikan. Pada tahun 2025, STIE Enam-Enam diperkuat oleh 85 dosen tetap, termasuk 5 Guru Besar dan lonjakan jumlah Doktor yang kini mencapai 25 orang.
Peningkatan kualitas SDM ini berbanding lurus dengan produktivitas riset. Tercatat pada tahun 2025, para dosen berhasil memenangkan hibah kompetitif nasional dan kerjasama pemerintah daerah dengan total anggaran riset mencapai Rp 2.187.706.000. Angka ini belum termasuk dana pengabdian masyarakat yang mencapai total Rp 246 juta.
Lulusan Berkualitas dengan Masa Studi Lebih Cepat
Investasi pada kualitas dosen dan fasilitas terbukti berdampak langsung pada 409 wisudawan yang dikukuhkan hari ini, yang terdiri dari 94 Magister Manajemen, 227 Sarjana Manajemen, dan 88 Sarjana Akuntansi.
Secara statistik, kualitas lulusan mengalami kenaikan tajam. Rata-rata IPK untuk jenjang Magister (S2) menembus angka 3,82, sementara S1 Manajemen dan Akuntansi masing-masing mencatatkan rata-rata 3,64 dan 3,51. Efisiensi masa studi juga semakin membaik, di mana rata-rata lulusan S2 menyelesaikan studi hanya dalam 1 tahun 9 bulan, dan jenjang S1 rata-rata selesai dalam waktu 4 tahun 2 bulan.
Dalam pesan penutupnya, Ketua STIE Enam-Enam mengingatkan bahwa dunia kerja menanti inovasi para lulusan. “Jangan pernah berhenti belajar, teruslah berkembang dan selalu menjunjung tinggi integritas, norma dan etika dalam setiap langkah yang saudara ambil,” pesannya kepada para wisudawan yang kini melengkapi total alumni STIE Enam-Enam menjadi 5.254 orang